Posts

Showing posts from August, 2018

Naskah Pidato Tauhid Dalam Islam

Image
Tiada kata yang lebih patut kita ucapkan terlebih dahulu selain ucapan syukur, puja dan puji hanya kepada Allah SWT., Penguasa jagat semesta. Dia-lah yang menganugerahkan kepada kita umat manusia berbagai macam kenikmatan yang tiada terhingga. Shalawat dan salam semoga tetap dicurahkan kepada panutan kita Nabi Muhammad SAW., beserta keluarganya, sahabat-sahabatnya serta kita sekalian orang -orang yang beriman kepadanya sampai akhir zaman. Terima kasih saya sampaikan kepad saudara pembawa acara yang telah memberikan kepada saya kesempatan untuk berbicara di hadapan hadirin pada saat yang berbahagia ini. Baiklah, untuk mempersingkat waktu, izinkanlah saya untuk memulai berbicara tema : Tuhid dalam Islam Sebagaimana kita ketahui bahwan Nabi Muhammad SAW adalah nabi terakhir yang diutus Allah untuk mengajarkan Islam kepada seluruh umat manusia. Prinsip pertama dalam ajaran Islam adalah pengakuan bahwa tiada tuhan yang wajib serta berhak disembah dengan benar selain All...

Cara Berpidato Yang Baik Dan Menggetarkan Audiens, Contoh Pidato Bahasa Indonesia

Image
TIPS-TIPS PRAKTIS BERPIDATO DENGAN BAIK Setiap santri/siswa mempunyai potensi untuk mampu berpidato dengan baik dengan bahasa Indonesia, Inggris dan Arab asalkan mau berlatih dengan sungguh-sungguh. Semua naskah dalam buku ini sudah kami uji cobakan kepada santri-santri kami dan pada umumnya mereka dapat menguasai setiap satu naskah dalam satu atau dua pekan. Berikut ini adalah tips-tips praktis yang kami sarankan untuk kamu lakukan dalam mempergunakan buku ini dan kemudian berlatih pidato di depan teman-temanmu: Untuk naskah bahasa Inggris dan Arab mulailah dengan memahami isi naskah, bagaimana cara pengucapan dan intonasi kalimat dengan bimbingan senior atau gurumu. Setelah itu kamu mulai bisa menghafalkannya sedikit demi sedikit. Bila kamu seorang pemula sebaiknya naskah berbahasa Inggris dan Arab dihafalkan di luar kepala untuk kemudian berpidato sesuai dengan yang dihafalkan. Sebenarnya kamu bisa saja berimprovisasi dengan menambah atau mengubah kalimat-kalimat yang a...

Husni, Bung Karno, Tan Malaka dan Si Entong

Husni, Bung Karno, dan Tan Malaka Muhammad Husni Thamrin adalah seorang pejuang kemerdekaan yang menggunakan cara-cara cooperation, Co (istilah yang digunakan kala itu). Bung Karno menggunakan cara-cara non cooperation, Non Co. Tan Malaka menggunakan cara-cara Non Co yang radikal. Husni Thamrin berjuang within the existing system,karena itu ia menerima pengangkatan sebagai anggota Volksraad hingga empat periode, dan sebelumnya sebagai anggota Propinciale Raad dan Gementeraad. Ada pun Bung Karno berjuang beyond the existing system. Tetapi hubungan pribadi Husni dan Bung Karno sangat bagus. Ketika Bung Karno ditahan di penjara Sukamiskin, Bandung, tahun 1929 hingga tahun 1931, Husni beberapa kali menjenguknya. Konsisten dengan cara berjuang Co, mula-mula Husni menolak permintaan berbicara di depan rapat umum kaum pergerakan. Tetapi pada akhirnya ia sangat rajin berbicara di depan rapat-rapat umum di seluruh Hindia Belanda. Husni Thamrin mulai disorot Polisi Rahasia Belan...

Tanggapan Media Tentang Muhammad Husni Thamrin

Tanggapan Media Berikut sari "induk karangan" sejumlah koran di Hindia Belanda yang terbit tanggal 14 Januari 1941 menanggapi kewafatan Muhamad Husni Thamrin. Tjaja Timoer, Batavia Jika Tuan Mr. Jonkman, voorzitter (ketua,RS) Volksraad sendiri mengatakan tanggal 10 Januari 1941 penahanan Thamrin saja untuk sementara tidak boleh menghadiri Volksraaad sudah berarti memberi suatu bekas pada kehidupan Staatkundig (ketatanegaraan, RS) di dalam negeri ini, tentulah dapat dipahamkan meninggalnya tiba-tiba dalam keadaan semacam ini, mungkin sekali memberi bekas dan kerugian yang tidak mudah diperbaiki lebih dari yang dapat diketahui oleh voorzitter Volksraad, karena Tuan Thamrin adalah satu motor dari pergerakan Nasional yang penting, seorang kampiun yang bekerja dengan berterang-terang dan giat dalam segala hal dengan Pemerintah dalam kalangan parlementaire instituten (lembaga parlemen) yang diizinkan oleh Grondwet (hukum dasar) dan Ind. Staatsregeling (Aturan Pemerintah H...

Pendekar Bangsa M. Husni Thamrin, Putera Betawi

Image
Perjuangan M. Husni Thamrin dan Tragedi Kematiannya Tanggal 11 Januari 2011 genap 70 tahun wafatnya Pahlawan Nasional Muhamad Husni bin Thamrin bin Thabri. Ia, meminjam istilah zaman itu, anak Betawi tulen. Bagian ini ditulis berdasar pelbagai sumber yang tak banyak diketahui publik, antara lain Imam Soepardi, Kenang-kenangan dan Kematian M.H. Thamrin Bintang Pejambon, Poestaka Nasional, 1941, Surabaya. Dalam gambar di halaman sebelumnya terlihat Husni (berdiri pada shaf belakang No. 3 dari kiri) masih sangat muda, diperkirakan berusia 20 tahun, namun sudah aktif dalam perkumpulan Batavia Berichtiar yang kelak menjadi cikal bakal organisasi Perkumpulan Kaum Betawi yang didirikan pada tahun 1923, mendapat rechtsperson, badan hukum, 1924. Tetapi organ, badan. Perkumpulan Kaum Betawi Tjahaya Betawi telah terbit sejak tahun 1923, yang kemudian berganti nama menjadi Berita Kaum Betawi. Sudah seperti menjadi ketentuan Allah, Pitung tewas dibunuh Belanda tahun 1894, Muhamma...

Sejarah Pemberontakan Petani dan Ratu Adil

Image
Pemberontakan Petani dan Ratu Adil Perkataan Ratu Adil sangat populer di kalangan rakyat. Sampai-sampai Kapten KNIL Raymond Westerling menyebut tentara pemberontak yang dipimpinnya pada tahun 1950 sebagai Angkatan Perang Ratu Adil (APRA). Konsep Ratu Adil berasal dari dunia pewayangan. Konsep ini menjanjikan harapan kepada rakyat tertindas bahwa suatu hari mereka akan terlepas dari belenggu kemiskinan bila datang Ratu Adil. Raja yang sangat adil yang memberikan perlindungan kepada seluruh rakyat tanpa pilih kasih termasuk petani. Konsep Ratu Adil ada kemiripannya dengan konsep Imam Mahdi di kalangan Islam. Bila kita hanya berpegang kepada anggapan bahwa pemberontakan petani karena dimotivasi oleh konsep Ratu Adil, niscaya kita tersesat dan mengabaikan faktor ideologi yang berada di balik pemberontakan petani. Sampai dengan pemberontakan petani abad XIX kita dapat menerima pandangan ini, tetapi pemberontakan awal abad XX sudah mempunyai motivasi ideologis. Pemberontak...

Sejarah Pemberontakan Tanah Tinggi Tangerang 1924

Image
Pemberontakan Tanah Tinggi Tangerang 1924 Jembatan Pesing yang menghubungkan Batavia dengan Tangerang Kalin Bapa Kayah bermakna Kalin bapaknya si Kayah. Kayah itu nama anaknya. Ia lahir di Kampung Pangkalan, Tangerang, pada menjelang akhir abad XIX. Di sekitar tahun kelahirannya itu tewas tokoh legenda si Pitung pada tahun 1896. Kisah Pitung yang diceritakan ayahnya mengantarkan Kalin ke ambang usia remaja. Pitung lahir di Cikoneng, Tangerang, tahun 1868, dari bapak asal Tangerang, dan ibu asal Rawa Belong, Batavia. Dapatlah dimengerti kalau tokoh Pitung menjadi konsep idola remaja kawasan Tangerang, Batavia, dan sekitarnya, termasuk Kalin yang mempunyai nama julukan Ji'ah. Ketika beranjak remaja Kalin mulai menjadi petani penggarap. Ia tak lagi serumah dengan bapaknya. Ia menumpang di rumah kakak perempuannya. Kemudian hari kakaknya membuatkan rumah untuk Kalin. Kian lama menjadi buruh tani kian sadarlah Kalin betapa menderitanya kehidupan kaum tani. Petani menderit...

Penjajahan Belanda dan Perlawanan Rakyat Jakarta

Image
Penjajahan Belanda dan Perlawanan Rakyat Jakarta Demang adalah kaki tangan Belanda yang menindas petani Betawi Penjajahan Belanda dimulai pada tanggal 30 Mei 1619 ketika mereka berhasil menaklukkan penguasa Jayakerta dengan mudah. Sejak itu penjajahan di Jakarta dimulai yang kemudian meluas hingga seluruh Indonesia. Kehidupan rakyat, khususnya para petani, sangat menderita di zaman penjajahan itu. Rakyat dikenakan pelbagai pajeg, pajak, dan cukai, cuke, atas hasil keringatnya di sawah dan ladang. Akhirnya perlawanan rakyat Jakarta tak dapat dibendung lagi. Timbullah pemberontakan petani di Jakarta dan sekitarnya. Sebenarnya pemberontakan petani abad XIX dan awal abad XX berlangsung di seluruh Jawa. Belanda sangat kewalahan menghadapi perlawanan petani yang tertindas. Pemberontakan Petani Tambun 1869 Pemberontak Tambun sedang menjalani hukum gantung pada tahun 1870 Rama, kelahiran Ratu Jaya Depok, mengaku dirinya Pangeran Ali Basah. Pengakuan ini sangat...