
Lanjutan Kumpulan Pribahasa Dalam Kehidupan Sehari-hari dari A - Z berikut makna yang terkandung di dalamnya.
41 | Air mata jatuhnya ke dalam |
Perasaan duka cita yang tidak kelihatan, karena dirasakan sendiri | |
42 | Air orang disauk, ranting dipatah, adat orang diturut |
Hendaknya kita menghormati adat istiadat negeri sendiri | |
43 | Air dingin juga dapat memadamkan api |
Orang yang sedang marah dapat di tenangkan dengan sikap dan kata-kata yang lemah lembut. | |
44 | Air yang tenang jangan dikira tiada berbuaya |
Orang yang pendiam jangan disangka orang yang baik-baik saja. | |
45 | Adat sama air kelak menjadi satu, namun sampah itu ketepi juga |
Jika terjadi perselisihan keluarga yang dicampuri pihak ketiga, suatu saat akan berbaik kembali, sedang pihak ketiga akan mendapat malu. | |
46 | Adat diisi, tembaga dituang |
Mengerjakan sesuatu harus sesuai dengan ketentuan yang telah dibuat. | |
47 | Alah bisa karena biasa |
Segala kesulitan tidak terasa bila sudah biasa mengerjakannya | |
48 | Akal singkat pendapat kurang |
Masih muda dan belum banyak pengetahuannya. | |
49 | Anak dipangku dilepaskan, beruk di rimba disusukan |
Menyelesaikan urusan orang lain, sedangkan urusan sendiri terabaikan.
50Anak baik menantu molek
Selalu mendapat keberuntungan 51Anak cantik menantu gagah
Mengenai sesuatu yang setara 52Anak di pangku, kemenakan dibimbing, orang kampung dipertenggangkan
Pertimbangkan segala sesuatu dengan benar, jangan sampai ada yang dirugikan. 53Anak panah yang sudah terlepas dari busurnya tidak dapat dikembalikan lagi.
Sesuatu yang sudah terlanjur, susah memperbaiki kembali. 54Anak sebatang kara.
Hidup seorang diri. 55Anak sendiri disayang, anak tiri dihardik.
Kasih sayang yang diberikan tidak adil. 56Angan lalu paham tertumbuk.
Menurut pertimbangan dapat dikerjakan, tetapi banyak halangan untuk melaksanakannya. 57Adat dunia balas membalas, syariat palu-memalu
Kebaikan dibalas dengan kebaikan, kejahatan dibalas dengan kejahatan. 58Angan-angan menarawang langit.
Mengharapkan sesuatu yang sulit di capai 59Angin berputar, ombak bersambung.
Mengharapkan sesuatu yang sulit dicapai. 60Angguk bukan, geleng ia
Lain dimulut lain pula di hati.
Masih banyak pribahasa lainnya. Lanjutkan
Selalu mendapat keberuntungan 51Anak cantik menantu gagah
Mengenai sesuatu yang setara 52Anak di pangku, kemenakan dibimbing, orang kampung dipertenggangkan
Pertimbangkan segala sesuatu dengan benar, jangan sampai ada yang dirugikan. 53Anak panah yang sudah terlepas dari busurnya tidak dapat dikembalikan lagi.
Sesuatu yang sudah terlanjur, susah memperbaiki kembali. 54Anak sebatang kara.
Hidup seorang diri. 55Anak sendiri disayang, anak tiri dihardik.
Kasih sayang yang diberikan tidak adil. 56Angan lalu paham tertumbuk.
Menurut pertimbangan dapat dikerjakan, tetapi banyak halangan untuk melaksanakannya. 57Adat dunia balas membalas, syariat palu-memalu
Kebaikan dibalas dengan kebaikan, kejahatan dibalas dengan kejahatan. 58Angan-angan menarawang langit.
Mengharapkan sesuatu yang sulit di capai 59Angin berputar, ombak bersambung.
Mengharapkan sesuatu yang sulit dicapai. 60Angguk bukan, geleng ia
Lain dimulut lain pula di hati.
Masih banyak pribahasa lainnya. Lanjutkan